Sustainability Accounting Standards Board (SASB) adalah organisasi yang mengembangkan standar untuk pelaporan informasi keberlanjutan yang material bagi investor. Pada Agustus 2022, tanggung jawab atas Standar SASB dialihkan ke International Sustainability Standards Board (ISSB) di bawah naungan IFRS Foundation. Standar SASB dirancang untuk mengidentifikasi dan menstandarisasi pengungkapan isu-isu keberlanjutan yang paling relevan bagi pengambilan keputusan investor di 77 industri, termasuk pertambangan mineral dan batubara. Dalam sektor pertambangan mineral dan batubara, Standar SASB memberikan pedoman bagi perusahaan untuk mengungkapkan informasi terkait faktor-faktor lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang signifikan. Misalnya, untuk industri pertambangan batubara, Standar SASB menyoroti pentingnya pengungkapan mengenai emisi gas rumah kaca, pengelolaan kualitas udara, dampak terhadap kualitas air, kesehatan dan keselamatan pekerja, serta keterlibatan dengan komunitas lokal. Dengan mengikuti pedoman ini, perusahaan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas mereka, serta memenuhi ekspektasi investor yang semakin menuntut informasi ESG yang komprehensif. Penerapan Standar SASB membantu perusahaan pertambangan dalam mengidentifikasi risiko dan peluang yang terkait dengan isu-isu keberlanjutan, yang pada gilirannya dapat mempengaruhi kinerja finansial jangka panjang. Dengan demikian, Standar SASB berperan penting dalam mendorong praktik bisnis yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di sektor pertambangan.