Laporan Climate Risks in the Metals and Mining Sector yang diterbitkan oleh United Nations Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI) pada Mei 2024 mengkaji risiko iklim yang signifikan di sektor logam dan pertambangan. Meskipun sektor ini berperan penting dalam transisi menuju ekonomi rendah karbon, proses produksinya menghasilkan emisi gas rumah kaca yang substansial dan berdampak negatif terhadap lingkungan. Laporan ini mengidentifikasi dua kategori utama risiko iklim. Pertama, Risiko Transisi, termasuk peningkatan harga karbon, perubahan kebijakan publik, dan pergeseran permintaan pasar yang dapat mempengaruhi profitabilitas dan operasi perusahaan. Kedua, Risiko Fisik, meliputi dampak perubahan iklim seperti peningkatan suhu, perubahan pola curah hujan, dan bencana alam yang dapat mengganggu operasi pertambangan dan rantai pasokan.
Untuk mengatasi tantangan ini, laporan merekomendasikan agar lembaga keuangan dan perusahaan pertambangan: Mengintegrasikan Penilaian Risiko Iklim, dengan memasukkan analisis risiko iklim ke dalam strategi bisnis dan keputusan investasi; Meningkatkan Transparansi, dengan melaporkan secara terbuka dampak iklim dan langkah-langkah mitigasi yang diambil; Berinvestasi dalam Teknologi Rendah Karbon, dengan mengadopsi inovasi yang mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi energi. Dengan menerapkan strategi ini, sektor logam dan pertambangan dapat berkontribusi positif dalam mencapai tujuan iklim global sambil memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang.



