Decarbonization of the Mining Sector: Case Studies on the Role of Mining in Nationally Determined Contributions in Chile, Indonesia, and South Africa

Decarbonization of the Mining Sector: Case Studies on the Role of Mining in Nationally Determined Contributions in Chile, Indonesia, and South Africa

Studi Kasus Decarbonization of the Mining Sector: Case Studies on the Role of Mining in Nationally Determined Contributions in Chile, Indonesia, and South Africa yang diterbitkan oleh IGF ini menyoroti upaya dekarbonisasi sektor pertambangan di tiga negara utama: Chile, Indonesia, dan Afrika Selatan.  Laporan ini menekankan pentingnya sektor pertambangan dalam transisi energi global, terutama dalam penyediaan mineral dan logam yang esensial untuk teknologi energi bersih.

Namun, proses ekstraksi dan pengolahan mineral ini menghasilkan emisi gas rumah kaca (GRK) yang signifikan, sehingga diperlukan strategi dekarbonisasi yang efektif.  Beberapa temuan utama dari laporan ini meliputi: (1) Chile: Sebagai produsen tembaga terbesar di dunia, Chile telah menetapkan target pengurangan emisi GRK dengan fokus pada peningkatan efisiensi energi dan penggunaan sumber energi terbarukan dalam operasi pertambangan. (2) Indonesia: Sebagai produsen nikel utama, Indonesia menghadapi tantangan dalam mengurangi emisi dari sektor pertambangan, terutama terkait dengan penggunaan batu bara sebagai sumber energi. Upaya dekarbonisasi mencakup pengembangan kebijakan energi yang lebih hijau dan diversifikasi sumber energi. (3) Afrika Selatan: Dengan ketergantungan yang tinggi pada batu bara, Afrika Selatan berupaya mengurangi emisi melalui peningkatan efisiensi operasional dan investasi dalam teknologi rendah karbon.  Laporan ini kemudian merekomendasikan integrasi target dekarbonisasi sektor pertambangan ke dalam kontribusi yang ditentukan secara nasional (NDC) masing-masing negara, peningkatan transparansi data emisi, dan pengembangan kebijakan yang mendorong praktik pertambangan berkelanjutan.

Related Posts