Artikel Indonesian Mining Companies’ Social Responsibility Performance: The Role of Ownership Structure and Sharia Compliance karya Muhammad Umar Mai dan kawan-kawan ini menyelidiki pengaruh struktur kepemilikan dan kepatuhan syariah terhadap kinerja tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di sektor pertambangan Indonesia. Dengan semakin besarnya tekanan publik untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan sosial, penelitian ini menjadi relevan dalam memahami faktor-faktor tata kelola yang dapat mendorong praktik CSR yang lebih baik.
Penelitian ini menggunakan data dari perusahaan pertambangan yang beroperasi di Indonesia antara tahun 2012 hingga 2021, mengevaluasi peran kepemilikan institusional, kepemilikan asing, dan kepatuhan syariah dalam kinerja CSR. Temuannya menunjukkan bahwa perusahaan dengan kepemilikan institusional dan asing cenderung memiliki kinerja CSR yang lebih baik. Selain itu, perusahaan yang mematuhi prinsip syariah juga menunjukkan komitmen yang lebih tinggi terhadap tanggung jawab sosial. Namun, yang menarik adalah bahwa kepemilikan negara tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja CSR, menyoroti potensi kelemahan dalam pengawasan dan kebijakan yang diterapkan oleh entitas pemerintah.
Hasil penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan, pemegang saham, dan manajemen perusahaan dalam merancang kebijakan tata kelola yang lebih efektif. Temuan ini juga membuka diskusi tentang bagaimana prinsip syariah dapat diterapkan lebih luas untuk mendorong keberlanjutan dalam bisnis.



